Tingkat Status Pencemaran Bakteri Selama Penyimpanan Di Jalur Distribusi Telur Ayam Layer

  • Mutiarini O
  • Wahyono F
  • Susanti S
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penyimpanan pada berbagai tempat pendistribusian telur dalam kurun waktu tertentu untuk mengetahui jumlah total bakteri dan Coliform. Rancangan yang digunakan adalah uji Ttest dan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan yaitu T0 (tanpa perlakuan); T1 (penyimpanan di konsumen) ; T2 (penyimpanan di peternakan) dan T3 (penyimpanan di pasar), penyimpanan dilakukan selama 4 minggu. Data dianalisis menggunakan T Test untuk mengetahui pengaruh perlakuan pada jumlah total bakteri dan ANOVA untuk mengetahui perlakuan pada bakteri coliform. Hasil menunjukkan bahwa tingkat status cemaran bakteri T0: 0,86 ± 0,96, T1: 19,70 ± 12,56, T2: 57,20 ± 6,61, dan T3: 50,60 ± 34,8 (104 cfu/g) sedangkan Coliform T0: 16,76 ± 17,98, T1: 28,08 ± 22,24, T2: 93,24 ± 79,10, dan T3: 354± 77,05 104 (cfu/g)  berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap tempat penyimpanan pendistribusian. Dapat disimpulkan bahwa jumlah total bakteri dan Coliform dipengaruhi oleh suhu, kelembaban, sinar matahari, angina, kontaminan dan penyimpanan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mutiarini, O., Wahyono, F., & Susanti, S. (2019). Tingkat Status Pencemaran Bakteri Selama Penyimpanan Di Jalur Distribusi Telur Ayam Layer. Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian, 13(24), 106. https://doi.org/10.36626/jppp.v13i24.90

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free