Perbedaan Tingkat Kecemasan Ibu Bersalin di Puskesmas dengan di Bidan Praktik Mandiri dan Hubungannya dengan Lama Persalinan

  • Hayati F
  • Herman R
  • Agus M
N/ACitations
Citations of this article
90Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kejadian kematian ibu lebih tinggi terjadi pada ibu yang bersalin dengan tindakan dibandingkan pada ibu yang bersalin normal. Rasa cemas yang tidak teratasi juga dapat menyebabkan persalinan berlangsung lebih lama dan harus diakhiri dengan tindakan. Lingkungan bersalin di rumah sakit dapat meningkatkan kecemasan ibu yang berakibat mengganggu kontraksi uterus sehingga tindakan harus dilakukan untuk mempercepat proses persalinan. Tujuan penelitian adalah mengetahui perbedaan tingkat kecemasan ibu bersalin di Puskesmas dan di Bidan Praktik Mandiri serta hubungannya dengan lama persalinan. Desain penelitian adalah crossectional terhadap 74 orang ibu bersalin yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu ibu bersalin di Puskesmas dan ibu bersalin di Bidan Praktik Mandiri (BPM) dengan teknik consecutive sampling. Data dianalisis dengan uji t independen dan Chi-square dan hasilnya terdapat perbedaan signifikan dengan nilai p < 0,05 dan terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan lama persalinan dengan nilai p < 0,05. Simpulan studi ini ialah ada perbedaan signifikan antara tingkat kecemasan ibu bersalin di Puskesmas dan di Bidan Praktik Mandiri, serta ada hubungan antara tingkat kecemasan dan lama persalinan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hayati, F., Herman, R. B., & Agus, M. (2018). Perbedaan Tingkat Kecemasan Ibu Bersalin di Puskesmas dengan di Bidan Praktik Mandiri dan Hubungannya dengan Lama Persalinan. Jurnal Kesehatan Andalas, 6(3), 564. https://doi.org/10.25077/jka.v6i3.739

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free