PENGAWASAN KEKERASAN DALAM DUNIA PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH DASAR ACEH BESAR

  • Akmaluddin
  • Rahmattullah
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fenomena kekerasan di lingkungan sekolah baru-baru ini menjalani tinjauan intensif publisitas. berdasarkan data yang dirilis Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tahun 2017, menurut survei International Center for Research on Women (ICRW), sebanyak 84% anak di Indonesia mengalami kekerasan di sekolah. Angka kasus kekerasan di sekolah di Indonesia ini lebih tinggi dari Vietnam 79% , Nepal 79%, Kamboja 73%, dan Pakistan 43%. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan jenis penelitian survey. Sampel penelitian ini dua sekolah dasar di kabupaten Aceh Besar yaitu SD Negeri 1 Lamcot dan SD Negeri 2 Lamcot. Mengumpulkan informasi factual menggunakan kuesioner dan wawancara. Kuesioner berisikan 12 aspek, untuk mengukur pengawasan kekerasan diperoleh berdasarkan hasil kuesioner responden. Pada SD Negeri 1 Lamcot memperoleh rata-rata 4,35 sedangkan di SD Negeri 2 Lamcot meraih rata-rata  4,30. Hasil tersebut diperoleh melalui kuesioner yang berisikan 12 item indicator yang bagikan pada responden. Penelitian menggunakan teknik wawancara tentang pengawasan kekerasan dalam pendidikan meraih respon positif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Akmaluddin, & Rahmattullah. (2023). PENGAWASAN KEKERASAN DALAM DUNIA PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH DASAR ACEH BESAR. Jurnal Tunas Bangsa, 9(2), 111–120. https://doi.org/10.46244/tunasbangsa.v9i2.2100

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free