Abstract
Making batik designs requires the ability to visualize ideas for motifs or decorations. This process relies on the ability to move the visual processing process which was originally still an idea into something real, which can be seen in the form of an image. The ability to visualize is important because from this process motifs, patterns and decorations can be created. This work is quite complicated, requires precision, patience and takes time. When there are many orders, the work of drawing motifs must be faster. One solution to speed up making drawings is to use computer graphics to help create innovative written batik designs in a shorter time than if done manually. Through community service activities, the application of computer graphics technology for batik design innovation at the Pandansari Plupuh Sragen Batik Business uses training methods delivered offline and online. This is because both trainers and participants take time out of their busy work schedules. The participants are employees in the design department who are able to use computers. Through one face-to-face meeting for explanation and four online meetings for practice which aims to improve participants' skills in making various kinds of motifs. The result is a new design that can be completed relatively quickly compared to if it was done manually.Membuat desain batik membutuhkan kemampuan untuk memvisualkan ide motif ataupun ragam hiasnya. Proses ini mengandalkan kemampuan memindahkan proses pengolahan rupa yang semula masih berupa gagasan menjadi sesuatu yang nyata, bisa dilihat dalam bentuk gambar. Kemampuan memvisualkan ini menjadi penting sebab dari proses inilah dapat diwujudkan bentuk motif, corak, maupun ragam hias. Pekerjaan ini cukup rumit, perlu ketelitian, kesabaran dan membutuhkan waktu. Disaat banyaknya pesanan, maka kerja menggambar motif harus lebih cepat. Salah satu solusi mempercepat membuat gambar adalah menggunakan komputer grafis untuk dapat membantu membuat desain batik tulis yang inovatif dalam waktu lebih singkat dibandingkan jika dikerjakan secara manual. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, penerapan teknologi komputer grafis untuk inovasi desain batik di Usaha Batik Pandansari Plupuh Sragen ini menggunakan metode pelatihan yang disampaikan secara luring dan daring. Hal ini disebabkan baik pelatih maupun peserta mengambil waktu di sela-sela kesibukan bekerjanya. Para peserta merupakan karyawan di bagian desain yang sudah mampu menggunakan komputer. Melalui satu kali petemuan tatap muka untuk penjelasan dan empat pertemuan daring untuk latihan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta membuat berbagai macam motif. Hasilnya berupa desain baru yang dapat diselesaikan dalam waktu relatif lebih cepat jika dibandingkan dengan jika dikerjakan secara manual.
Cite
CITATION STYLE
Theresia Widiastuti, Apika Nurani Sulistyati, Setyawan, & Darwoto. (2025). PENERAPAN TEKNOLOGI KOMPUTER GRAFIS UNTUK INOVASI DESAIN BATIK DI USAHA BATIK PANDANSARI, PLUPUH, SRAGEN. Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(1), 1–7. https://doi.org/10.33061/awpm.v9i1.11092
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.