Abstract
ABSTRAK Daerah pesisir sering dihadapkan pada masalah keterbatasan sumber daya air yang berkaitan dengan kelangkaan air tawar yang dapat dimanfaatkan sebagai air bersih. Oleh karena itu diperlukan upaya alternatif untuk merancang sebuah teknologi sederhana pengolah air payau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar nilai optimum penurunan salinitas air payau dengan media adsorben zeolit berdasarkan debit aliran air dan ukuran partikel zeolit serta merancang teknologi pengolah air payau menjadi air tawar dengan media adsorben zeolit yang optimum. Sampel yang digunakan berasal dari sumur warga pesisir sungai Kunyit Kabupaten Mempawah. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah debit aliran air yaitu 100, 120, 140, 160, 180 dan 200 ml/menit dan ukuran partikel zeolit adalah 0,5; 1; 1,5 dan 2 mm. Pengambilan sampel diambil di tiga titik sepanjang pesisir pantai sungai kunyit Kabupaten Mempawah. Jenis mineral zeolit ditentukan dengan difraktrometer sinar-X ,sedangkan pengujian penurunan salinitas menggunakan metode argentometri. Jenis mineral zeolit yang digunakan pada penelitian ini yaitu mordenit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai optimum penurunan salinitas air payau menggunakan media adsorben zeolit sebesar 27,31 % dengan debit optimum 160 ml/menit, ukuran partikel zeolit optimum sebesar 1,5 mm. Model rancangan desalinator didesain menggunakan debit sebesar 160 ml/menit, ukuran zeolit sebesar 1,5 mm dengan diameter tabung 2 inchi dan tinggi 1 m. Kata Kunci : Zeolit, Adsorbsi, Penurunan Salinitas, Model Rancangan Desalinator
Cite
CITATION STYLE
Dian Rahayu Jati, D. N. W. (2014). DESALINASI AIR PAYAU DENGAN MEDIA ADSORBEN ZEOLIT DI DAERAH PESISIR PANTAI KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 2(1). https://doi.org/10.26418/jtllb.v2i1.7249
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.