Abstract
Latar Belakang: Salah satu cara untuk menangani penyakit DM adalah dengan melakukan diet yang ketat dimana bukanlah hal yang mudah untuk tetap konsisten dalam menjalankanya. Dukungan dari keluarga merupakan suatu kontribusi nyata yang sangat berperan aktif dalam mempengaruhi pelaksanaan diet DM. Diet yang dilakukan terus-menerus dengan jangka waktu yang lama dan disertai dengan kurangnya dukungan dari keluarga sering kali menimbulkan perasaan bosan sehingga mengakibatkan kelalaian dalam menjalankanya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan menjalankan diet pada pasien DM di wilayah kerja Puskesmas Ratahan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 94 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Dukungan Keluarga dan Kuesioner Kepatuhan Diet DM. Analisis data menggunakan rumus Spearman’s Rho dengan menggunakan program Statistical Package For The Social Science (SPSS) 21. Hasil: Ditemukan bahwa sebagian besar responden masuk dalam kategori dukungan keluarga baik dengan jumlah 67 (71,3%) responden dan memiliki kepatuhan diet DM dalam kategori patuh dengan jumlah 59 (62,8%) responden. Lebih lanjut, hasil analisis bivariat menggunakan rumus Spearman’s rho menunjukan nilai p=0,271. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan menjalankan diet DM di wilayah kerja Puskesmas Ratahan.ABSTRAK Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik yang menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi tinggi. Salah satu cara untuk menangani penyakit DM adalah dengan melakukan diit yang ketat. Kepatuhan menjalankan diit DM bukanlah hal yang mudah, hal ini membutuhkan usaha dan komitmen untuk dapat konsisten menjalankannya. Dukungan dari keluarga merupakan suatu kontribusi nyata dari lingkungan yang sangat berperan aktif dalam mempengaruhi penderita DM agar dapat patuh menjalankan diit. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan menjalankan diit pada pasien DM di wilayah kerja Puskesmas Ratahan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 94 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Dukungan Keluarga dan Kuesioner Kepatuhan Diit DM Hasil: Ditemukan bahwa sebagian besar responden masuk dalam kategori dukungan keluarga baik dengan jumlah 67 (71,3%) responden dan memiliki kepatuhan diit DM dalam kategori patuh dengan jumlah 59 (62,8%) responden. Lebih lanjut, hasil analisis bivariat menggunakan rumus Spearman’s rho menunjukan nilai p=0,271. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan menjalankan diit DM di wilayah kerja Puskesmas Ratahan. Saran: Direkomendasikan kepada penderita DM untuk dapat mengatur jumlah, jenis, dan jadwal makan agar dapat sesuai dengan ketentuan diit yang baik, terlebih disarankan untuk mengurangi jenis makanan yang berminyak seperti santan dan gorengan. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Kepatuhan Diit, Diabetes Melitus
Cite
CITATION STYLE
Pitoy, F. F., Mandias, R. J., Shintya, L. A., & Manawan, K. J. (2023). Dukungan Keluarga Dan Kepatuhan Menjalankan Diit Pasien Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Ratahan. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 14(02), 299–308. https://doi.org/10.34305/jikbh.v14i02.775
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.