Abstract
Periode masa nifas adalah masa kembalinya organ reproduksi seperti keadaan sebelum hamil dalam waktu enam minggu setelah melahirkan. Infeksi nifas merupakan masalah yang sering terjadi pada masa nifas, salah satunya disebabkan oleh luka jalan lahir. Penyembuhan luka dapat dilakukan secara medis konvensional atau dengan terapi komplementer. Terapi komplementer juga dikenal dengan obat tradisional atau obat herbal untuk kesehatan dan keefektifannya diakui melalui beberapa jenis penelitian. Studi ini merupakan suatu tinjauan literatur yang mencoba menggali pemanfaatan herbal dalam penyembuhan luka perineum. Metode literatur dalam artikel ini yaitu dengan mengumpulkan jurnal terkait tanaman yang digunakan untuk menyembuhkan luka perineum. Hasil review dari 5 penelitian menunjukkan beberapa tanaman seperti lidah buaya, kayu manis, daun sirih merah, daun pegagan, dan daun teh hijau dapat digunakan sebagai alternatif penyembuhan luka perineum.
Cite
CITATION STYLE
Pratiwi, Y. S., Handayani, S., & Hardaniyati, H. (2020). Pemanfaatan Herbal Dalam Penyembuhan Luka Perineum. Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 8(1), 22–28. https://doi.org/10.37824/jkqh.v8i1.2020.186
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.