Pengembangan Spiritualitas Kaum Muda Melalui Katekisasi

  • Ndraha A
  • Zalukhu P
  • Daeli D
N/ACitations
Citations of this article
120Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini membahas tentang pengembangan spiritualitas kaum muda melalui katekisasi. Spiritualitas kaum muda yang telah terbentuk sejak usia anak sangat penting dikembangkan. Melalui pendekatan penelititian kualitatif, ditemukan bahwa katekisasi sebagai wadah pengembangan spiritualitas kaum muda ternyata belum mampu terwujudkan karena adanya kesalah pahaman akan makna katekisasi, materi yang sedikit dan pendidik yang tidak profesional. Pengembangan spiritualitas yang belum terwujud tersebut ini terlihat melalui sikap dan tindakan kaum muda, di mana dalam beribadah kaum muda tidak memiliki kesungguhan, tidak aktif dalam persekutuan dan memiliki pergaulan yang buruk Agar pengembangan spiritualitas kaum muda dapat terwujud melalui katekisasi maka penulis mengusulkan agar materi pembelajaran katekisasi ditambah dan diperluas, menyusun kurikulum katekisasi, memberdayakan pendidik yang profesional serta orang tua, sekolah dan lingkungan masyarakat berperan untuk mendidik, membina kaum muda serta memberi dukungan yang positif bagi perkembangan kaum muda.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ndraha, A., Zalukhu, P. E., & Daeli, D. O. (2023). Pengembangan Spiritualitas Kaum Muda Melalui Katekisasi. SUNDERMANN: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora Dan Kebudayaan, 15(1), 9–22. https://doi.org/10.36588/sundermann.v15i1.87

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free