Penerapan Metode Read-Aloud Pada Perkembangan Literasi Anak Usia Dini Di Kober Miftahul Hidayah Bayongbong Garut

  • Wardani E
  • Alwah syamsiah A
N/ACitations
Citations of this article
101Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Rendahnya minat literasi dalam dunia pendidikan di kabupaten Garut yang melatarbelakangi penelitian ini, Sehingga peneliti memiliki tujuan untuk mengungkapkan bagaimana perkembangan literasi anak usia dini jika menerapkan metode Read-Aloud dengan menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) Model Kemmis Dan Mc. Taggart. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Cara menganalisis data dengan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini yaitu 20 peserta didik usia 3-4 Tahun di Kober Miftahul Hidayah Bayongbong Garut.  Penelitian dilakukan selama tiga siklus, tahapan indikator yang terlihat berkembang yaitu mampu menjawab pertanyaan sederhana, bisa membaca dan menulis permulaan, lancar dalam pelafalan vokal, intonasi dan ekspresi, mampu mengungkapkan isi pesan yang disampaikan dalam buku, dan yang terakhir ketertarikan mendengarkan cerita dengan mempertahankan perhatian bacaan selama 10-15 menit.  Berdasarkan hasil penelitian melalui penerapan metode Read-aloud secara keseluruhan terbukti efektif dalam meningkatkan perkembangan literasi anak usia dini. Baik usia 3.0-3.11 atau 4.0-4.11 keduanya sangat efektif untuk diterapkan metode read-aloud baik di sekolah beserta pendidik ataupun di rumah beserta orang tua. Kata kunci: perkembangan; Literasi; Metode Read-Aloud.The low interest in literacy in education in Garut district is the background of this research, so that researchers have a goal to reveal how the development of early childhood literacy when applying the Read-Aloud method using the Kemmis & Mc Taggart. Class Action Research (CAR) method. Data collection techniques through interviews, observation and documentation. How to analyze data with data reduction, display data and draw conclusions The subjects of this study were 20 students aged 3-4 years in Kober Miftahul Hidayah Bayongbong. The research was carried out for 3 cycles of 9 meetings, the indicator stages that appeared to be developing were being able to answer simple questions, able to read and write beginnings, fluent in vocal pronunciation, intonation and expression, able to express the content of messages conveyed in books, and the last interest was listening to stories with Maintain reading attention for 10-15 minutes. Based on the results of the study, the overall application of the read-aloud method proved effective in improving the development of early childhood literacy. Both ages 3.0-3.11 or 4.0-4.11 are both very effective to apply the read-aloud method both at school and educators or at home and parents. Keywords: development; Literacy; Read-Aloud method.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wardani, E., & Alwah syamsiah, A. (2022). Penerapan Metode Read-Aloud Pada Perkembangan Literasi Anak Usia Dini Di Kober Miftahul Hidayah Bayongbong Garut. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini ( Anaking ), 1(1), 60–67. https://doi.org/10.37968/anaking.v1i1.256

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free