Pemanfaatan Citra Sentinel 2A Untuk Pemetaan Sebaran Ekosistem Lamun Di Perairan Pulau Panjang, Bangka Tengah

  • Septiani S
  • Akhrianti I
  • Pamungkas A
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Remote sensing techniques by utilizing satellite imagery can provide many advantagesin assessing information about the distribution of seagrass ecosystem in the Panjang Island waters. By using Sentinel 2A satellite imagery with a spatial resolution of 10 m, this study will provide information about the condition of seagrass beds in Panjang Island. The next step is the application of the Depth Invariant Index (DII) algorithm or the water column correction with the Lyzenga algorithm on the image. Based on the results of the supervised classification in ENVI 5.2 software, the color hue of each class shows a different color. There are six classes, namely land, seagrass, rubble / coral fragments, reef coral, sand and sea. The area of seagrass has an area of about 70.24 ha. There are 7 types of seagrass found in the waters of Panjang Island. Among them are, Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, Halophila ovalis, Halodule uninervis, Syringodium isoetifolium, and Halodule pinifolia. The percentage of seagrass cover based on the results of the field survey has an average of 9.84% which is categorized as poor/damaged. The lowest percentage with a value of 3.48% is at station 3 and the highest with a value of 12.91% is at station 2.Teknik penginderaan jauh dengan memanfaatkan citra satelit dapat memberikan banyak keuntungan dalam mengkaji informasi mengenai sebaran komunitas lamun di Perairan Pulau Panjang. Dengan mengunakan citra satelit Sentinel 2A yang beresolusi spasial 10 m, penelitian ini akan memberikan informasi mengenai kondisi ekosistem lamun yang berada di Perairan Pulau Panjang. Tahapan lanjutan yang dilakukan adalah penerapan algoritma Depth Invariant Index (DII) atau pengoreksian kolom air dengan algoritma lyzenga pada citra. Berdasarkan hasil klasifikasi supervised pada software ENVI 5.2, rona warna dari kelas masing masing menunjukan warna yang berbeda. Terdapat enam kelas yaitu daratan, lamun, rubble/ pecahan karang, terumbu karang, pasir, dan laut. Luasan lamun memiliki luas sekitar 70,24 ha. Jenis lamun yang ditemukan di Perairan Pulau Panjang terdapat 7 jenis lamun diantaranya yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, Halophila ovalis, Halodule uninervis, Syringodium isoetifolium, dan Halodule pinifolia. Persentase tutupan lamun berdasarkan hasil survei lapangan memiliki rata-rata 9,84% yang dikategorikan Miskin/Rusak. Persentase terendah dengan nilai 3,48% terdapat pada stasiun 3 dan tertinggi dengan nilai 12,91% terdapat pada stasiun 2.

Cite

CITATION STYLE

APA

Septiani, S., Akhrianti, I., & Pamungkas, A. (2022). Pemanfaatan Citra Sentinel 2A Untuk Pemetaan Sebaran Ekosistem Lamun Di Perairan Pulau Panjang, Bangka Tengah. Journal of Tropical Marine Science, 5(2), 131–139. https://doi.org/10.33019/jour.trop.mar.sci.v5i2.3010

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free