Abstract
Kepiting bakau merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan diminati oleh masyarakat. Namun, penangkapan kepiting bakau di wilayah Atapupu menghadapi kendala karena sebagian besar nelayan Atapupu masih melakukan penangkapan tanpa menggunakan alat bantu. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan pengenalan alat tangkap bubu lipat kepada nelayan Atapupu. Pengetahuan tentang konstruksi dan metode pengoperasian alat tangkap ini masih rendah di kalangan nelayan. Pengenalan alat tangkap bubu lipat diharapkan dapat menambah pengetahuan, meningkatkan produktivitas hasil tangkapan nelayan, mendukung peningkatan pendapatan dan taraf hidup nelayan di Perairan Atapupu. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu minggu pada bulan Desember 2023 di Kakuluk Mesak. Selain itu, pengenalan teknologi alat tangkap yang ramah lingkungan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman nelayan terhadap penggunaan alat tangkap sesuai dengan target tangkapan. Respons positif dari kelompok nelayan menunjukkan bahwa kegiatan ini dianggap memberikan dampak positif, terutama dalam menambah pengetahuan nelayan terhadap alat tangkap ramah lingkungan guna meningkatkan produktifitas hasil tangkapan dan mengurangi tingkat kecelakaan kerja dalam penangkapan kepiting.
Cite
CITATION STYLE
Ismail, M., Muhammad Afrisal, & Ahmad Yani. (2024). Pengenalan Alat Tangkap Bubu Lipat untuk Meningkatkan Pendapatan Nelayan di Perairan Atapupu Desa Kenebibi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Abdimas: Papua Journal of Community Service, 6(2), 5–12. https://doi.org/10.33506/pjcs.v6i2.3359
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.