Polemik Nasikh-Mansukh John Burton dalam “The Collection of The Quran”

  • Rahmat Nurdin
  • Abdillah A
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Artikel ini mencoba menelusuri pemikiran John Barton tentang persoalan nasikh mansukh dalam karyanya yang berjudul “The Collection Of The Quran”. Dalam argumennya dikatakan, bahwa pada awalnya, kajian tentang nasikh mansukh disusun dengan tujuan untuk memvalidasi dan menjelaskan beberapa konflik atau perbedaan yang terjadi di antara para ulama fiqh. Dengan menggunakan jenis penelitian library research dengan model kajian pemikiran tokoh, penulis menelusuri lebih jauh untuk mendapatkan gambaran yang signifikan dari pemikiran Joh Barton terkait dengan persoalan nasikh mansukh. Adapun hasil penelusuran penulis menyimpulkan, bahwa polemik tentang ada atau tidaknya nasikh masukh dalam al-Qur’an, di kalangan ulama pun terjadi perbedaan pendapat, terlebih lagi atas klaim John Barton dalam karyanya yang menganggap adanya ilmu nasihk mansukh tidak terlepas dari upaya para ulama ushul dalam menyeragamkan pendapat dan lebih jauh mengatakan, bahwa al-Qur’an yang ada sekarang merupakan editan Nabi Muhammad sendiri, serta sikap skeptisisme John barton yang dilontarkan atas al-Qur’an yang ada sekarang juga tidak dapat dibuktikan dengan data-data yang valid.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahmat Nurdin, & Abdillah, A. (2023). Polemik Nasikh-Mansukh John Burton dalam “The Collection of The Quran.” PAPPASANG, 5(1), 1–11. https://doi.org/10.46870/jiat.v5i1.534

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free