Abstract
Abstract Character is a specification of value education in schools. Character education at the level of basic education must be able to train and direct the development of students' personalities as a provision of values that are known and believed. Cultivation of moral values requires a long, continuous and repetitive process to be realized in daily actions. This study aims to determine the methods used and the values developed in the cultivation of character in learning at RA AL-Manshuro Ambon. The type of research used is descriptive qualitative. The subjects in this study were the principal, teachers in class A1 and A2. Determination of the subject is done by purposive sampling technique. The instruments used for data collection were participant observation, interviews and documentation. Data analysis techniques are carried out through the stages of data reduction, data presentation and data verification. The results showed that the inculcation of moral values was carried out by exemplary methods and moral values which were developed including religious, discipline, honesty, honesty, orderliness, democracy, caring, openness / transparency, togetherness, clean lifestyle, courtesy, loving the environment, and cooperation. All of these values are integrated through the development of character education strategies such as modeling or actions such as spontaneous activities, reprimands, environmental conditioning and routine activities carried out by all parties both at school during learning and extracurricular. Abstrak Budi pekerti merupakan spesifikasi pendidikan nilai di sekolah. Pendidikan budi pekerti di level pendidikan dasar harus mampu melatih dan mengarahkan perkembangan kepribadian peserta didik sebagai bekal dari nilai-nilai yang dikenal dan diyakininya. Penanaman nilai budi pekerti membutuhkan suatu proses yang panjang, terus menerus dan berulang-ulang agar dapat diwujudkan dalam tindakan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode yang digunakan dan nilai-nilai yang dikembangakan dalam penanaman budi pekerti pada pembalajaran di RA AL-Manshuro Ambon. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas A1 dan A2. Penentuan subjek dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah observasi participant, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data . Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai budi pekerti dilakukan dengan metode keteladanan dan nilai-nilai budi pekerti yang dikembangkan antara lain adalah religius, kedisiplinan, kejujuran, ketertiban, demokrasi, kepedulian, keterbukaan/transparansi, kebersamaan, pola hidup bersih, sopan santun, cinta lingkungan, dan kerjasama. Semua nilai tersebut diintegrasikan melalui strategi pengembangan pendidikan budi pekerti seperti keteladanan atau aksi-aksi seperti kegiatan spontan, teguran, pengkondisian lingkungan dan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh semua pihak baik di sekolah pada saat pembelajaran dan ekstrakurikuler. Kata kunci: Budi pekerti, keteladanan, dan nilai.
Cite
CITATION STYLE
Nurjanah, S. (2022). PENERAPAN NILAI BUDI PEKERTI PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI RA AL-MANSHURO AMBON. Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, Dan Sastra, 2(1), 52–60. https://doi.org/10.33477/lingue.v2i1.1388
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.