PENILAIAN RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN ENVIRONMENTAL HEALTH RISK ASSESSMENT (EHRA) DI KELURAHAN KERTAPATI

  • Wahyudi A
  • Zaman C
N/ACitations
Citations of this article
46Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sanitasi merupakan salah satu prasarana dasar perkotaan dan memerlukan perhatian yang khusus dalam pengelolaannya. Risiko sanitasi didefinisikan sebagai penurunan kualitas hidup, kesehatan dan lingkungan yang disebabkan oleh rendahnya akses terhadap layanan dan fasilitas sanitasi serta buruknya perilaku higiene. Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) merupakan salah satu studi primer yang memberi data ilmiah dan faktual tentang ketersediaan layanan sanitasi serta perilaku dalam rumah tangga. Studi EHRA berfokus pada fasilitas sanitasi dan perilaku masyarakat, seperti air minum, layanan pembuangan sampah, jamban, dan saluran pembuangan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data yang representatif tentang kondisi fasilitas sanitasi dan perilaku masyarakat di tingkat kelurahan/desa yang berisiko terhadap kesehatan lingkungan, serta memberikan advokasi kepada masyarakat tentang pentingnya layanan sanitasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara terstruktur dan pengisian kuesioner. Metode yang digunakan adalah random sampling. Kesimpulan didapatkan bahwa penyaluran air limbah rumah tangga masih menggunakan saluran terbuka ke sungai, rawa/selokan dan genangan air.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wahyudi, A., & Zaman, C. (2021). PENILAIAN RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN ENVIRONMENTAL HEALTH RISK ASSESSMENT (EHRA) DI KELURAHAN KERTAPATI. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 8(3). https://doi.org/10.33024/jikk.v8i3.4294

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free