AKTIVITAS HARIAN ORANGUTAN KALIMANTAN (Pongo pygmaeus) PASCA PELEPASLIARAN DI HUTAN LINDUNG GUNUNG TARAK, KALIMANTAN BARAT

  • Hutabarat C
  • Sjarmidi A
  • Rosleine D
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK Orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus) pasca rehabilitasi membutuhkan waktu untuk bisa bertahan hidup di habitat aslinya setelah dilepasliarkan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas harian orangutan pasca rehabilitasi. Penelitian ini dilakukan di hutan Gunung Tarak, Kalimantan Barat. Pengamatan perilaku orangutan dilakukan dengan metode focal animal sampling dan instantaneous sampling per dua menit. Pengamatan dilakukan terhadap dua individu orangutan Susi dan Peni yang sudah dilepasliarkan setelah melewati masa rehabilitasi. Ada lima aktivitas harian dari dua orangutan pasca rehabilitasi yang diamati yaitu perilaku makan Susi 54% dan Peni 52%, istirahat Susi dan Peni sama yaitu 17%, traveling Susi dan Peni sama yaitu 9%, interaksi dengan manusia yaitu Susi 1,3% dan Peni 0,6%, aktivitas membangun sarang Susi dan Peni sama yaitu 1%. Berdasarkan data aktivitas harian Susi dan Peni maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas harian Susi dan Peni tidak jauh berbeda meskipun berbeda masa pelepasliaran dan orangutan pasca pelepasliaran membutuhkan kurang lebih dua atau tiga tahun untuk bisa hidup mandiri dan bertahan hidup di habitat alaminya. ABSTRACT The Bornean orangutan (Pongo pygmaeus) ex-rehabilitation takes time to bertahan hidup in their natural habitat after being released. This study aims to see the daily activities of orangutans after rehabilitation. The research was conducted in the forest of Gunung Tarak Nature Reserve, West Kalimantan. Observation of orangutan behavior was done by focal animal and instantaneous sampling method every two minutes. Observations were made of two individuals of Susi and Peni orangutans who had been released after the rehabilitation period. There were five daily activities of two ex-rehabilitation orangutans observed: Feeding activity Susi 54% and Peni 52%, Resting activity both same Susi and Peni, 17%, Traveling activity Susi and Peni, 9% human interaction with Susi 1.3% and 0.6% peni, the activity of building Susi and Peni's nest is 1%. Based on Susi and Peni's daily activity data, it can be concluded that the daily activities of Susi and Peni are not much different even though different release periods and post-release orangutans require approximately two or three years to be able to live independently and bertahan hidup in their natural habitat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hutabarat, C. E. M., Sjarmidi, A., & Rosleine, D. (2021). AKTIVITAS HARIAN ORANGUTAN KALIMANTAN (Pongo pygmaeus) PASCA PELEPASLIARAN DI HUTAN LINDUNG GUNUNG TARAK, KALIMANTAN BARAT. Zoo Indonesia, 27(2). https://doi.org/10.52508/zi.v27i2.4044

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free