Abstract
Hasil analisis menunjukan bahwa hutan mangrove memiliki nilai ekonomi (economic value) yang tinggi. Oleh karenya, pelestarian hutan mangrove harus tetap dipertahankan. Valuasi ekonomi terhadap hutan manggrove ini dapat dijadikan sebagai input dalam pemilihan alternatif pola pemanfaatan hutan mangrove selanjutnya. Namun demikian, pengelolaan hutan mangrove menghadapi berbagai permasalahan yang kompleks. Meskipun hutan mangrove dapat menyediakan berbagai macam jenis produk penunjang kehidupan, ekosistem tersebut mengalami tekanan terus menerus akibat faktor alam dan aktivitas manusia. Penelitian ini menemukan bahwa parameter nilai-nilai ekonomi pada hutan Manggrove yang ada di Pulau Untung Jawa, berbeda dengan nilai-nilai ekonomi hutan mangrove di daerah lain. Temuan ini mendukung anggapan banyak pakar bahwa karakteristik mangrove di daerah tertentu sebenarnya memiliki karakteristik yang berbeda karakteristik mangrove di daerah lain di Indonesia. Perbedaan karakteristik hutan mangrove ini, dan tentu saja preferensi masyarakat sekitar hutan mangrove, berimplikasi pada perbedaan nilai-nilai ekonomi hutan mangrove Pulau Untung Jawa. Temuan penelitian ini menyiratkan bahwa pengelolaan ekosistem mangrove memerlukan pendekatan yang dapat menghubungkan kepentingan kelestarian lingkungan dan manfaat bagi kesejahteraan manusia secara seimbang. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan kajian komprehensif terhadap beberapa aspek termasuk aspek ekologi, sosial, ekonomi, kelembagaan, dan peraturan dan undang-undang
Cite
CITATION STYLE
Muhaimin, M., H. Fikriah, H. F., Ilyas, Y., Sujiwo, A. S., & Purwanto, U. S. (2022). Nilai Ekonomi Hutan Mangrove Pulau Untung Jawa : Sebuah Perbandingan. Jurnal Pemberdayaan Komunitas MH Thamrin, 4(1), 57–73. https://doi.org/10.37012/jpkmht.v4i1.766
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.