Abstract
Air susu ibu (ASI) merupakan makanan pertama yang diberikan pada awal kehidupan bayi. Pemberian ASI eksklusif di wilayah DIY masih perlu ditingkatkan. Pekerjaan ibu merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri terhadap keberhasilan asi eksklusif pada dosen dan tenaga kependidikan Universitas Islam Indonesia. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik observasional dengan desain studi cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang di bagikan dalam bentuk google form di Universitas Islam Indonesia. Kuesioner yang di gunakan yaitu Breastfeeding Self-Efficacy short scale (BSES-SF). Jumlah sampel penelitian sebanyak 57 orang. Analisis statistic dinilai dengan uji Chi-Square. Ibu dengan efikasi diri yang tinggi berjumlah 48 orang, sebanyak 44 (91,67%) ibu memberikan ASI eksklusif pada bayinya dan 4 (8,33%) orang tidak memberikan ASI eksklusif. Ibu dengan efikasi diri yang rendah berjumlah 9 orang, sebanyak 4 (44,44%) ibu memberikan ASI eksklusif pada bayinya dan 5 (55,55%) tidak memberikan ASI eksklusif. Ibu dengan efikasi diri tinggi berpeluang 2 kali lipat memberikan ASI eksklusif dibandingkan ibu yang memiliki efikasi diri rendah. Berdasarkan analisis bivariat didapatkan p-value 0.003. Terdapat hubungan bermakna antara efikasi diri terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada dosen dan tenaga kependidikan Universitas Islam Indonesia. Peningkatan pengetahuan dan pemahaman mengenai ASI dan menyusui perlu dilakukan untuk mengoptimalkan capaian ASI ekslusif di Indonesia.
Cite
CITATION STYLE
Rumatumia, I. Z., Kuntari, T., & Pramaningtyas, M. D. (2025). Hubungan Efikasi Diri Terhadap Keberhasilan Asi Eksklusif pada Dosen dan Tenaga Kependidikan. Indonesian Journal of Professional Nursing, 6(2), 104–113. https://doi.org/10.30587/ijpn.v6i2.8316
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.