Abstract
Transformasi pariwisata hijau merupakan strategi krusial untuk mewujudkan ekowisata desa berkelanjutan, khususnya di Jawa Barat yang memiliki potensi alam dan budaya yang melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inovasi digital dan pemberdayaan masyarakat terhadap pengembangan ekowisata desa berkelanjutan melalui pendekatan pariwisata hijau. Metode penelitian yang digunakan adalah desain kuantitatif dengan teknik survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pengelola dan pelaku pariwisata desa di Jawa Barat. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menguji hubungan antar variabel laten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi digital secara signifikan meningkatkan visibilitas dan daya saing destinasi wisata. Pemberdayaan masyarakat juga terbukti berdampak positif terhadap keberlanjutan ekowisata melalui peningkatan kapasitas, partisipasi, dan kesadaran lingkungan. Secara bersamaan, integrasi keduanya memperkuat model pariwisata hijau yang berorientasi pada keberlanjutan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan sosial masyarakat lokal. Studi ini menegaskan bahwa transformasi pariwisata hijau berbasis digitalisasi dan pemberdayaan masyarakat dapat menjadi kerangka strategis untuk mengembangkan ekowisata desa berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Cite
CITATION STYLE
Aldi Friyatna Dira, Zulganef, Pratminingsih, S. A., & Kurniawan Prambudi Utomo. (2025). Transformasi Pariwisata Hijau: Inovasi di Era Digital dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Mewujudkan Ekowisata Desa Berkelanjutan di Jawa Barat. Jurnal Manajemen Dan Pemasaran Digital, 3(3), 256–266. https://doi.org/10.38035/jmpd.v3i3.410
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.