Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan dan menganalisis pengaruh faktor-faktor struktur kepemilikan, besaran perusahaan, winner/losser stocks, debt to equity terhadap praktik perataan laba pada industry perbankan dan lembaga keuangan lainnya yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI). Penelitian ini dilakukan pada 22 industri perbankan dan lembaga keuangan lainnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang memenuhi kriteria purposive sampling. Berdasarkan hasil studi maka dapat disimpulkan sebagai berikut. Indeks Eckel digunakan untuk mengukur perataan laba, sementara struktur kepemilikan diukur dengan struktur kepemilikan yang menyebar dan terkonsentrasi, besaran perusahaan diukur dengan total akiva, winner/losser stocks diukur dengan harga saham yang positif selama 3 tahun, dan debt to equity diukur dengan hutang modal. Data analisis menggunakan regresi linear berganda dengan hasil bahwa struktur kepemilikan, winner/ losser stocks, dan debt to equity rasio tidak memiliki pengaruh terhadap perataan laba. Besaran perusahaan adalah satu-satunya faktor yang mempengaruhi perataan laba.
Cite
CITATION STYLE
Aris, A. L. (2019). ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERATAAN LABA PADA INDUSTRI PERBANKAN DAN LEMBAGA KEUANGAN LAINNYA. JEMMA | Journal of Economic, Management and Accounting, 2(1), 69. https://doi.org/10.35914/jemma.v2i1.144
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.