Model Hybrid Learning Indoor And Outdoor Untuk Meningkatkan Layanan Interaksi Sosial Penyandang Disabilitas Usia Dini

  • Sartinah E
  • Andajani S
  • Pamuji P
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian pengembangan ini secara khusus bertujuan untuk menguji kelayakan produk model hybrid learning indoor and outdoor dalam meningkatkan layanan interaksi sosial penyandang disabilitas usia dini bagi pendidik taman kanak-kanak. Penelitian pengembangan ini menggunakan desain model Educational Research Development dari Gall, Gall & Borg (2003). Dalam penerapan penguji kelayakan produk dilakukan melalui uji ahli dan kepraktisan. Pengumpulan data yang diperoleh dari uji ahli dan kepraktisan dianalisis dengan menggunakan teknik presentase. Selanjutnya hasil ketepatan dari model hybrid learning indoor and outdoor dikemas dalam jaringan web agar setiap saat dapat digunakan serta sifatnya fleksibel melalui inovasi belajar dari setiap daerah, khusus untuk memberikan layanan interaksi sosial penyandang disabilitas usia dini. Berdasarkan uji tingkat kelayakan model dari penilaian 2 ahli PAUD dan PLB menyatakan bahwa produk model hybrid learning indoor and outdoor untuk meningkatkan layanan interaksi sosial penyandang disabilitas usia dini bagi pendidik TK inklusif dapat digunakan untuk ujicoba, setelah direvisi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sartinah, E. P., Andajani, S. J., Pamuji, P., & Nurismawan, Ach. S. (2022). Model Hybrid Learning Indoor And Outdoor Untuk Meningkatkan Layanan Interaksi Sosial Penyandang Disabilitas Usia Dini. Nusantara of Research : Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri, 9(2), 203–212. https://doi.org/10.29407/nor.v9i2.16980

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free