Hubungan Riwayat Anemia dan Kurang Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting

  • Setiawati I
  • Maulana T
N/ACitations
Citations of this article
95Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Jumlah kasus stunting di Nusa Tenggara Barat sampai bulan Desember 2018 mencapai kurang lebih 37,2% (kurang lebih sekitar 150.000 anak). Dari 10 wilayah di Nusa Tenggara Barat, kejadian stunting terbesar terjadi di Sumbawa, yaitu mencapai 41,8%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis korelasi riwayat anemia dan kurang energi kronis (KEK) pada ibu hamil dengan terjadinya stunting. Penelitian ini menggunakan desain analitik dan pendekatan cross-sectional. Besar sampel yaitu 124 ibu-ibu yang mempunyai balita di Puskesmas Palibelo yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan buku kesehatan ibu dan anak (KIA) dan lembar observasi. Data diuji secara statistik dengan menggunakan uji chi square. Hasil studi memperlihatkan ada korelasi antara riwayat kurang energi kronis (KEK) dengan terjadinya stunting (p value 0,000), namun tidak ada korelasi antara riwayat anemia dengan kejadian stunting (p value 0,605). Peneliti menyarankan agar orang tua mampu mengasuh dan memberikan makanan yang beragam kepada anak sehingga bisa membantu dalam menangani kejadian stunting.

Cite

CITATION STYLE

APA

Setiawati, I., & Maulana, T. (2024). Hubungan Riwayat Anemia dan Kurang Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting. Faletehan Health Journal, 11(01), 8–15. https://doi.org/10.33746/fhj.v11i01.587

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free