Abstract
Penyakit mosaik penyebab TMV merupakan hama utama budidaya cabai. Penyakit mosaik signifikan karena kerugian yang ditimbulkannya cukup signifikan. Pengendalian TMV secara ramah lingkungan dapat menggunakan PGPR. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari potensi PGPR yang berasal akar alang-alang, akar bambu, akar kalakai dan akar rumput gajah dalam mengendalikan TMV pada tanaman cabai. Penelitian ini memakai metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor dengan 6 perlakuan, K1(–), K2(+), A + TMV, B + TMV, C + TMV dan D + TMV. PGPR dibuat menggunakan akar alang-alang, akar bambu, akar kelakai dan akar rumput gajah. Hasil penelitian memastikan bahwa PGPR yang berasal dari akar alang-alang, akar bambu, akar kelakai dan akar rumput gajah berpotensi mengendalikan TMV dalam tanaman cabai besar dan memacu pertumbuhan tanaman cabai yaitu meningkatkan tinggi tanaman cabai yang terinfeksi TMV, meningkatkan buah dan produksi. PGPR yang berasal dari akar bambu mempunyai kemampuan lebih baik dibandingkan dengan akar alang-alang, akar rumput gajah, akar kalakai.
Cite
CITATION STYLE
Yunearty, Y., Aidawati, N., & Mariana, M. (2023). Potensi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Untuk Mengendalikan Tobacco Mosaic virus (TMV) Pada Tanaman Cabai. JURNAL PROTEKSI TANAMAN TROPIKA, 6(2), 638–644. https://doi.org/10.20527/jptt.v6i2.1845
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.