Abstract
Kelana Roaster bergerak di bidang pemasok biji kopi yang memproduksi biji kopi sangrai dan menjual flavoured syrup yang telah menjadi penyedia kopi bagi 30 coffee shop yang tersebar di Kota Bogor. Dalam menjaga persediaan biji kopi tetap aman, Kelana Roaster menerima pasokan biji kopi mentah yang berasal dari petani di 3 daerah, meliputi Garut, Temanggung, dan Aceh. Permasalahan yang dihadapi oleh Kelana Roaster adalah adanya ketidakpastian kuantiti pemesanan pada waktu-waktu tertentu sehingga biya pemesanan seringkali mengalami kelonjakan sehingga menyebabkan penurunan laba sebesar 11.877%. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan pengelolaan sediaan bahan baku di Kelana Roaster melalui penerapan EOQ (Economic Order Quantity). Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan komparatif yang membandingkan perhitungan menggunakan biaya pemesanan menggunakan metode EOQ dengan perhitungan biaya pemesanan sebelum adanya EOQ. Adapun hasil yang diperoleh melalui penerapan metode EOQ (Economic Order Quantity) yaitu total biaya persediaan sebesar Rp 3.035.645 dengan siklus pemesanan sebanyak 2 kali pertahun. Angka ini menunjukkan adanya penghematan sebesar 31,936% dibandingkan dengan perhitungan biaya persediaan yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Kelana Roaster.Kelana Roaster is a coffee bean supplier that produces roasted coffee beans and sells flavored syrup which has become a coffee provider for 30 coffee shops spread across Bogor City. In order to maintain a safe supply of coffee beans, Kelana Roaster receives supplies of raw coffee beans from farmers in 3 regions, including Garut, Temanggung, and Aceh. The problem faced by Kelana Roaster is the uncertainty of order quantities at certain times so that ordering costs often experience spikes, causing a decrease in profits of 11,877%. This study aims to solve the problem of raw material inventory management at Kelana Roaster through the application of EOQ (Economic Order Quantity). The research method used in this research is a quantitative method with a comparative approach that compares the calculation using ordering costs using the EOQ method with the calculation of ordering costs before EOQ. The results obtained through the application of the EOQ (Economic Order Quantity) method are the total inventory cost of Rp 3,035,645 with an ordering cycle of 2 times per year. This figure shows a savings of 31.936% compared to the calculation of inventory costs previously carried out by Kelana Roaster.
Cite
CITATION STYLE
Adhim, M. A., Zahra, A. M., Setiawan, A. N., Rukmana, F. V. C., & Pasaribu, L. R. A. (2024). Penerapan Metode EOQ (Economic Order Quantity) untuk Meningkatkan Efisiensi Pengendalian Persediaan Bahan Baku di Kelana Roaster. Go-Integratif : Jurnal Teknik Sistem Dan Industri, 5(02), 109–119. https://doi.org/10.35261/gijtsi.v5i02.12546
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.