Abstract
Penyimpanan semen pada suhu rendah dapat menyebabkan penurunan hingga kerusakan pada spermatozoa akibat coldshock, maka dari itu dibutuhkan pengencer dengan fungsi sebagai krioprotektan untuk melindungi spermatozoa, salah satunya ialah soya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian konsentrasi soya dalam pengencer dasar air kelapa-kuning telur pada suhu 3-4°C terhadap kualitas spermatozoa sapi Simmental sebelum pembekuan. Desain penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan pemberian konsentrasi soya 0g; 1,5g; 3g; 4,5g; dan 6 g yang diamati pada penyimpanan selama 2,5 jam, 5 jam, dan 7,5 jam. Terdapat 3 parameter yang diuji ialah motilitas, viabilitas, dan integritas membran. Parameter diamati menggunakan mikroskop cahaya dengan perbesaran 400X pada slide warmer bersuhu 37°C. Data dianalisis menggunakan uji Anova dan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan saat pemberian konsentrasi soya dalam pengencer air kelapa-kuning telur terhadap kualitas spermatozoa sapi Simmental (P<0,05). Pemberian soya konsentrasi 1,5g merupakan hasil tertinggi dengan motilitas (44,27±1,03%); viabilitas (54,82±6,79%); dan integritas membran (44,74±1,3%). Simpulan penelitian pemberian konsentrasi soya 4,5 g pada pengencer air kelapa-kuning telur adalah konsentrasi paling optimal sehingga dapat diaplikasikan dalam mempertahankan kualitas spermatozoa sapi Simmental.
Cite
CITATION STYLE
Mahyuda, U. J. S., & Hariani, D. (2023). Pemberian Soya dalam Pengencer Air Kelapa-Kuning Telur pada Suhu 3-4°C terhadap Kualitas Spermatozoa Sapi Simmental Sebelum Pembekuan. LenteraBio : Berkala Ilmiah Biologi, 12(2), 150–161. https://doi.org/10.26740/lenterabio.v12n2.p150-161
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.