Abstract
Stres merupakan suatu respon yang tidak spesifik, dihubungkan oleh karakteristik atau proses psikologi individu, yang merupakan suatu konsekuensi dari setiap tindakan eksternal, situasi, atau peristiwa yang menimbulkan tuntutan fisik atau psikologi pada seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan stres kerja dengan kinerja perawat diruang rawat inap melati dan seruni di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu.Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan menggunakan rancangan korelasional dan menggunakan tekniktotal sampling dengan kriteria inklusi dan eklusipada 43 responden. Populasi penelitian ini adalah perawat rawat inap di ruang melati dan seruni. Teknik pengumpulan data dengan wawancara pada perawat ruang melati dan serunimenggunakan panduan kuesioner. Hasil penelitian:Dari 43 perawat di Ruang Rawat Inap Melati dan Seruni RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu, 21 orang perawat (48,8%) mengalami stres kerja ringan, 19 orang (44,2%) stres kerja sedang dan 3 orang lainnya (7%) mengalami stres kerja berat, Dari 43 orang perawat di Ruang Rawat Inap Melati dan Seruni RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu, 20 orang perawat (46,5%) kinerja perawat baik, 22 orang (51,2%) kinerja perawat cukup dan 1 orang (2,3%) kinerja perawat kurang baik dan berdasarkan Rank Spear¬man didapat nilai Rho= 0,377 dengan p-value=0,013
Cite
CITATION STYLE
Maydinar, D. D., Sasmita, F. N., & Selandio, V. (2020). HUBUNGAN STRES KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP MELATI DAN SERUNI RSUD DR. M. YUNUS BENGKULU. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(2), 169–175. https://doi.org/10.31004/prepotif.v4i2.974
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.