Abstract
Kemiskinan merupakan permasalahan banyak negara termasuk Indonesia. Di Indonesia, perempuan mengalami kemiskinan lebih parah daripada laki-laki. Kemudian, Pulau Papua dipilih sebagai lokus penelitian karena konsisten dengan angka kemiskinan tertinggi. Pengukuran kemiskinan dengan pendekatan moneter dianggap belum ideal, sehingga penelitian berfokus pada pengukuran kemiskinan multidimensi. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran umum serta variabel yang diduga memengaruhi kemiskinan multidimensi perempuan berusia produktif di Pulau Papua tahun 2020 berdasarkan aspek sosial, demografi dan ekonomi dengan memperhatikan keterkaitan antarwilayah. Data yang digunakan Susenas KOR dan KP tahun 2020 dan metode analisis regresi spasial dengan Spatial Error Model. Hasil penelitian menunjukkan 70,3532 persen perempuan berusia produktif Pulau Papua tahun 2020 mengalami kemiskinan multidimensi, dengan persentase lebih tinggi dialami Provinsi Papua pada daerah kabupaten, terutama kabupaten Deiyai, Nduga dan Intan Jaya. Variabel yang memengaruhi persentase penduduk miskin multidimensi perempuan berusia produktif Pulau Papua tahun 2020 adalah persentase desa/kelurahan berstatus perdesaan dan keadaan ekonomi dan teknologi perempuan.
Cite
CITATION STYLE
AlChasanah, F. Z., & Ekaria, E. (2022). Determinan Kemiskinan Multidimensi Perempuan Berusia Produktif di Pulau Papua Tahun 2020. Seminar Nasional Official Statistics, 2022(1), 31–42. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2022i1.1141
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.