UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN TERONG HIJAU (SOLANUM MELONGENA) DALAM KEBOCORAN DNA DAN PROTEIN BAKTERI

  • Barutu L
  • Nasution H
  • Rahayu Y
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penyakit menular merupakan masalah kesehatan yang sering disebabkan oleh berbagai spesies bakteri. Escherichia coli mewakili patogen umum. Enzim metabolisme yang terdapat pada daun terong hijau (Solanum melongena) memiliki sifat antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi intensitas aktivitas bakteri dan kebocoran DNA dan protein bakteri. Penelitian ini bersifat eksperimental, dengan dilakukan uji karakterisasi simplisia dan daun terong hijau di ekstraksi dengan metode  maserasi. Analisis kimia terhadap serbuk dan ekstrak dilakukan, kemudian diuji aktivitas antibakterinya dengan cara difusi pada kertas pada suhu 37oC selama 24 jam. Kebocoran DNA dan protein bakteri diverifikasi dengan spektrofotometri UV-visibel. Daun terong hijau mengandung alkaloid, flavonoid, glikosida, tanin, saponin dan steroid, menurut hasil percobaan. Berdasarkan konsentrasi 2,5, 5, 7,5 dan 10%, hasil uji aktivitas antibakteri daya hambat ekstrak daun terong hijau adalah 6,7, 7,7, 8,1 dan 9,9 mm. Konsentrasi DNA dan protein 10% pada kelompok perlakuan sedikit lebih tinggi dibandingkan pada kelompok kontrol positif, dengan nilai serapan pada 260 nm (DNA) dan 280 nm (protein).

Cite

CITATION STYLE

APA

Barutu, L. A. S., Nasution, H. M., Rahayu, Y. P., & Pulungan, A. F. (2025). UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN TERONG HIJAU (SOLANUM MELONGENA) DALAM KEBOCORAN DNA DAN PROTEIN BAKTERI. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(2), 5016–5025. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i2.45009

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free