Kampanye Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) pada Remaja Putri di SMP IPIEMS Surabaya

  • Azhaar A
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kampanye manajemen kebersihan menstruasi merupakan salah satu implementasi program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka (MBKM) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga melalui MBKM by Design FKM Unair yang bekerja sama dengan UNICEF dan Puskesmas. UNICEF yang berperan sebagai mitra strategis pemerintah Indonesia dalam upaya mewujudkan hak-hak dan meningkatkan kesejahteraan anak memerlukan kesinambungan dan kerja sama antara dengan institusi pendidikan untuk menyelesaikan permasalahan pubertas khususnya manajemen kebersihan menstruasi. SMP IPIEMS Surabaya merupakan salah satu sekolah di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo yang belum pernah mendapatkan kampanye manajemen kebersihan menstruasi, dan berdasarkan analisis awal diketahui bahwa sebagian responden belum memiliki pengetahuan yang baik mengenai menstruasi, termasuk mempercayai mitos-mitos tentang menstruasi. Kampanye ini dihadiri oleh 35 siswi dengan penyampaian materi menggunakan metode ceramah dengan sesi diskusi dan kuis bersama sasaran. Pengukuran keberhasilan kampanye dilakukan dengan membandingkan pretest dan post-test yang telah diisi oleh sasaran. Kampanye manajemen kebersihan menstruasi di SMP IPIEMS Surabaya dinilai efektif dalam meningkatkan wawasan dan pengetahuan sasaran tentang pentingnya praktik manajemen kebersihan menstruasi dengan baik dibuktikan dengan adanya kenaikan mean atau rata-rata skor sebesar 17.428 dengan nilai signifikansi 0.001 (p<0.05).

Cite

CITATION STYLE

APA

Azhaar, A. H. N. (2024). Kampanye Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) pada Remaja Putri di SMP IPIEMS Surabaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 2(2), 235–242. https://doi.org/10.54082/jpmii.369

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free