Pemanfaatan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kompetensi Global Siswa

  • Hartono R
  • Hartoyo A
  • Hairida H
N/ACitations
Citations of this article
178Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kompetensi global merupakan kemampuan yang harus dikuasai siswa abad 21, merupakan kapasitas multidimensi yang terdiri dari nilai, sikap, keterampilan dan pengetahuan yang mencakup kemampuan untuk: 1) menganalisis isu-isu signifikansi lokal, global dan budaya; 2) memahami dan menghargai pendapat orang lain; 3) terlibat dalam interaksi lintas budaya secara tepat dan efektif; dan 4) bertindak untuk kesejahteraan kolektif dan pembangunan berkelanjutan. Studi pustaka ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor penyebab rendahnya kompetensi global siswa Indonesia serta upaya peningkatannya melalui kajian berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menemukan setidaknya 3 (tiga) faktor yang mempengaruhi rendahnya kompetensi global siswa Indonesia, yaitu : 1) Lemahnya pemahaman terhadap pentingnya memiliki pengetahuan dan cara pandang yang luas mengenai isu-isu global; 2) Rendahnya rasa bangga dan sikap hormat terhadap budaya; 3) Rendahnya indeks pembangunan manusia Indonesia. Pemanfaatan budaya lokal dalam kegiatan pembelajaran diajukan sebagai sebuah solusi untuk meningkatkan kompetensi global siswa Indonesia. Melalui budaya lokal diharapkan dapat menumbuhkan sikap hormat terhadap budaya lokal maupun budaya luar, membangkitkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap isu-isu global,  serta memberikan dampak positif dalam upaya pembangunan manusia Indonesia

Cite

CITATION STYLE

APA

Hartono, R., Hartoyo, A., & Hairida, H. (2022). Pemanfaatan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kompetensi Global Siswa. Jurnal Basicedu, 6(4), 7573–7585. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3602

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free