Abstract
Pengolahan susu kedelai yang buruk dapat menyebabkan susu kedelai tercemar mikroorganisme. Susu kedelai harus melalui uji keamanan dan kualitas dari pihak yang terkait jika akan didistribusikan dan dikonsumsi secara massal sebagai produk usaha. Penelitian uji cemaran mikroba pada susu kedelai yang diproduksi dan dijual oleh pedagang kaki lima di Banjarmasin Utara bertujuan untuk mengetahui tingkat cemaran mikroba pada susu kedelai yang diproduksi dan dijual oleh pedagang kaki lima di Banjarmasin Utara. Sampel dalam penelitian ini adalah susu kedelai yang diproduksi dan dijual oleh pedagang kaki lima dari lima tempat yang berbeda di wilayah Banjarmasin Utara. Penelitian ini bersifat eksperimental dilakukan dengan metode Angka Lempeng Total (ALT). Hasil dari kelima sampel diperoleh nilai ALT yaitusampel SG dengan rata-rata 22.000 ± 2.500 CFU/mL, CU dengan rata-rata 27.667 ± 2.363 CFU/mL, SA dengan rata-rata 12.667 ± 1.268 CFU/mL, SM dengan rata-rata 18.667 ± 1.528 CFU/mL dan KU sebanyak 18.500 ± 1.323 CFU/mL. Sehingga kelima sampel susu kedelai yang diproduksi dan dijual oleh pedagang kaki lima di Banjarmasin Utara memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh Badan Standar Nasional (BSN) yaitu nilai ALT kurang dari 1×106 CFU/mL.The microbial contamination of soymilk is possibly due to the improper production process. Soymilk product must pass the safety and quality assessment prior to distribution as a commercial product. The research was conducted to determine the level of microbial contamination in soymilk product that are distributed by street vendors in North Banjarmasin. The Total Plate Count (TPC) method was performed to five samples of soymilk to determine the level of microbial contamination. The Total Plate Count (TPC) number of the samples as follow: SG (22,000 ± 2,500 CFU/mL), CU (27,667 ± 2,363 CFU/mL), SA (12,667 ± 1,268 CFU/mL), SM (18,667 ± 1,528 CFU/mL), and KU (18,500 ± 1,323 CFU/mL). In conclusion, all samples of soymilk product North Banjarmasin meet the standard criteria of the Badan Standarisasi Nasional (BSN), which is the TPC less than 1×106 CFU/mL.
Cite
CITATION STYLE
Wibowo, J. P., Hakim, K. U., & Mirajunnisa. (2024). UJI CEMARAN MIKROBA SUSU KEDELAI DI WILAYAH BANJARMASIN UTARA DENGAN METODE ANGKA LEMPENG TOTAL. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 7(2), 111–116. https://doi.org/10.36387/jifi.v7i2.2099
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.