Abstract
Gerakan sekularisme seringkali dianggap sebagai bentuk kemodernan bagi suatu komunitas tertentu, yang ditandai dengan rasionalitas sebagai identitasnya. Pun demikian, tidak dapat dipungkiri keberadaan gerakan sekularisme telah mempengaruhi konsep dan perilaku keagamaan masyarakat. Karena modernisme yang menjadi bungkus sekularisme telah menjelma menjadi sytle, metode, maupun ekspresi-ekspresi lainnya bagi masyarakat. Sekularisme yang lahir di Barat seakan memberi informasi kepada bangsa Timur yang notabene dianggap sebagai masyarakat tertinggal dan berlumur kemiskinan, bahwa jika ingin maju dan terdidik, maka kunci utamanya adalah menjadi masyarakat modern.
Cite
CITATION STYLE
Bakir, M. (2018). Menelusuri Sekularisme dalam Konteks Keberagamaan. AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman, 5(1), 82–96. https://doi.org/10.33650/at-turas.v5i1.325
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.