MENINGKATKAN JUMLAH PRODUKSI UMKM TEMPE KERIPIK DENGAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PASCA PANDEMI COVID 19 DI WURYOREJO, WONOGIRI

  • Setiawan I
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Saat ini tempe keripik telah menjadi primadona bagi masyarakat sebagai peluang usaha yang mampu mendorong perekonomian keluarga. Permintaan tempe keripik di pasaran dari waktu ke waktu selalu mengalami peningkatan. Salah satu sentra industri tempe keripik di Wonogiri adalah di Lingkungan Grobok, Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri. Di daerah Grobok mayoritas warga menjalankan usaha pembuatan tempe keripik untuk menyokong ekonomi keluarga mereka. Untuk menjadikan usaha produksi tempe keripik lebih maju dan berkembang memang membutuhkan berbagai penguatan, salah satunya dengan memanfaatkan sumber daya yang ada untuk meningkatkan jumlah produksi. Peningkatan jumlah produksi secara otomatis akan berdampak pada kelancaran usaha dan peningkatkan kesejahteraan sehingga semua tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Setiawan, I. (2022). MENINGKATKAN JUMLAH PRODUKSI UMKM TEMPE KERIPIK DENGAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PASCA PANDEMI COVID 19 DI WURYOREJO, WONOGIRI. Jurnal Al Basirah, 2(2), 111–117. https://doi.org/10.58326/jab.v2i2.34

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free