HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT MELALUI HEALTH BELIEF MODEL (HBM) DENGAN PEMAHAMAN PENGGUNAAN OBAT RASIONAL (POR) DI KOTA DENPASAR

  • Eka_arimbawa
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perilaku masyarakat merupakan pengalaman yang menyebabkan pemahaman berbeda mengenai pengobatan dan dapat menyebabkan penggunaan obat menjadi tidak rasional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku masyarakat melalui melalui health belief model (HBM) dengan pemahaman penggunaan obat rasional (POR). Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah 97 sampel di Kota Denpasar. Pengumpulan data dilakukan dari bulan November 2019-Januari 2020 dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji binary logistic. Hasil penelitian menunjukkan Nilai persepsi perilaku berdasarkan perceived susceptibilitiy perceived severity, health motivation, perceived benefits dan self efficacy tidak memberikan hubungan yang signifikan dengan pemahaman POR (P>0.05). Perceived barriers memberikan hasil yang signifikan terhadap pemahaman POR (P<0.05). Keterbatasan waktu dalam mengambil obat membuat masyarakat sulit untuk mendapatkan informasi POR dan perlu diberikan inovasi dalam pemahaman penggunaan obat ke masyarakat tanpa harus ke pelayanan kesehatan

Cite

CITATION STYLE

APA

Eka_arimbawa. (2020). HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT MELALUI HEALTH BELIEF MODEL (HBM) DENGAN PEMAHAMAN PENGGUNAAN OBAT RASIONAL (POR) DI KOTA DENPASAR. JURNAL FARMASI GALENIKA, 7(3), 138–153. https://doi.org/10.70410/jfg.v7i3.178

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free