Abstract
Pengetahuan yang baik diperlukan untuk dapat mengenali, mengatasi, mencegah terjadinya keputihan pada remaja putri, agar dapat ditangani sesuai penyebabnya. Hasil wawancara dari 10 orang siswi SMPN 2 Banjarbaru, 5 orang diantaranya mengatakan bahwa belum mengetahui tentang apa yang dimaksud dengan keputihan, 1 orang yang mengatakan bahwa bahwa keputihan itu cairan yang keluar dari kemaluan perempuan, dan 4 orang yang tidak tahu tentang normal tidaknya keputihan yang terjadi. Dari 10 orang siswi tersebut, 4 orang diantaranya mengatakan pernah mengalami keputihan. Metode pengabdian yang dilakukan dengan melakukan peningkatan pengetahuan kepada remaja putri (para siswi SMPN 2 Banjarbaru) dengan metode ceramah, dan diskusi yang berhubungan dengan keputihan. Setelah dilakukan ceramah dan diskusi, para siswi diminta untuk menjelaskan keputihan dengan benar. Evaluasi yang akan dilakukan adalah yang pertama dilakukan sebelum ceramah dan tanya jawab dilakukan pre test (kuesioner) terlebih dahulu untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan siswi SMPN 2 Banjarbaru tentang keputihan, kemudian setelah diberikan ceramah dan diskusi akan dilakukan post test (kuesioner). Program pelatihan ini sangat erat kaitannya dengan program dalam meningkatkan kesehatan reproduksi remaja. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memberikan informasi yang tepat kepada remaja putri tentang keputihan sehingga setelah diberikan informasi tersebut mereka dapat meningkatkan pengetahuan tentang keputihan dan dapat melakukan penanganan yang tepat jika remaja putri mengalami keputihan serta dapat mencegah keputihan yang berulang.
Cite
CITATION STYLE
Zainab, Z., S. SiT. ,M. Kes, Sajidah, A., & Ramie, A. (2023). Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Keputihan Di Smpn 2 Banjarbaru. Jurnal Rakat Sehat : Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 41–47. https://doi.org/10.31964/jrs.v1i2.25
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.