Abstract
ABSTRAK Busuk batang vanili (BBV) yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum f.sp. vanillae (Fov) merupakan patogen penting pada vanili dan menyebabkan kerugian besar setiap tahunnya di Indonesia. Jumlah kerugian diperkirakan sebesar 3.000 ton atau sekitar US$ 16 juta. Penelitian dilaksanakan di laboratorium dan rumah kaca Kelti Hama dan Penyakit, Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Bogor pada bulan Februari 2010 sampai Agustus 2010. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh formula dengan bahan aktif minyak cengkeh dan serai wangi terhadap penyakit BBV dan dampaknya terhadap kehidupan mikroorganisme tanah. Dalam pelaksanaannya, kegiatan penelitian dilaku- kan dalam 3 tahap yaitu : (1) uji formula in vitro, (2) uji formula in vivo, dan (3) uji dampak formula terhadap mikroorganisme tanah. Percobaan tahap 1, 2, dan 3 masing-masing terdiri atas 10, 6, dan 6 perlakuan, dan.masing-masing disusun menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 ulangan. Materi yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) formula dengan bahan aktif minyak cengkeh (formula standar), (2) formula dengan bahan aktif minyak cengkeh dan serai wangi (formula baru), dan (3) fungisida sintetis berbahan aktif mankozeb sebagai pembanding. Hasil uji in vitro menunjukkan bahwa fungisida nabati CS (minyak cengkeh + serai wangi) pada ke 3 tingkatan konsentrasi (terutama konsentrasi 400 ppm) memperlihatkan efektivitas yang tinggi dalam menghambat pertumbuhan miselium dan produksi spora patogen Fov.F117 dibandingkan perlakuan lain dan kontrol. Hasil uji in vivo menunjukkan hal yang sama bahwa fungisida nabati CS memperlihatkan efektivitas yang tinggi dalam menekan intensitas serangan patogen BBV, terutama pada dosis aplikasi 5 ml/l. Dampak perlakuan terhadap kehidupan mikroorganisme tanah (fungi dan bakteri) memperlihatkan bahwa penggunaan fungisida sintetis mankozeb menghambat kehidupan mikroorganisme tanah 90-100% jika dibandingkan dengan kontrol. Populasi mikroorganisme tanah pada semua perlakuan fungisida nabati lebih tinggi jika dibandingkan dengan fungisida mankozeb. Populasi mikroorganisme pada aplikasi fungisida nabati pada dosis 5 ml/l tidak berbeda nyata dengan kontrol. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan fungisida nabati minyak cengkeh terutama jika dikombinasikan dengan minyak serai wangi mempunyai prospek untuk digunakan dalam pengendalian penyakit BBV dengan interval aplikasi 3-4 minggu sekali. Kata kunci : Vanilla planifolia, Fusarium oxysporum f.sp, vanillae, busuk batang vanili, minyak cengkeh, minyak serai wangi ABSTRACT Vanilla stem rot (VSR) disease caused by Fusarium oxysporum f.sp. vanillae (Fov) is an important disease on vanilla and causes severe loss annually in Indonesia. The total annual loss in production due to the VSR was estimated to be 3,000 ton or about US$ 16 million. This research was carried out in the laboratory and green house of Pest and Disease of Research Institute for Spices and Medicinal Crops, Bogor from February 2010 until August 2010. The objective of this research was to study the effect of formula using active compounds of clove and citronella oils on the VSR disease and its impact on the survival of soil microorganisms. The research activities were conducted in three stages, namely (1) in vitro formula test; (2) in vivo formula test, and (3) impact test of formula on the soil microorganisms. Materials studied in this research were (1) formula with active compound of clove oil (standard), (2) formula with active compound of clove and citronella oils (new formula), and (3) synthetic fungicide with mancozeb active ingredient as comparison. Every phase of this 3 stage experiment was arranged using completely randomized design with three replicates. First, second, and third phases of the experiment consisted of 10, 6, and 6 treatments, respectively. In vitro test results carried out in the laboratory indicated that botanical formula CS (clove and citronella oils of the three concentration levels, especially on the 400 ppm) showed high effectiveness on inhibiting mycelium growth and spore production of Fov.F117 pathogen compared to other treatments and control. In vivo test in the green house indicated the same result that botanical fungicide CS (clove dan citronella oils) showed high effectiveness in suppressing VSR disease infection intensity, especially on 5 ml/l dosage. Application of mancozeb synthetic fungicide inhibited 90 – 100% soil microorganism livelihood compared to control. However, the soil microorganism population on all botanical fungicides was higher than on mancozeb fungicide. The microorganism population on the botanical fungicide of 5 ml/l dosage was not significantly different from the control (natural soil with no treatment). This research indicates that aplication of botanical fungicide (combination between clove and citronella oils) with 3 - 4 weeks interval is prospectous to control VSR disease. Key words : Vanilla planifolia, Fusarium oxysporum, f.sp. vanillae, vanilla stem rot, clove oil, citronella oil
Cite
CITATION STYLE
TOMBE, M., PANGERAN, D., & HARYANI, T. S. (2020). KEEFEKTIFAN FORMULA MINYAK CENGKEH DAN SERAI WANGI TERHADAP Fusarium oxysporum f.sp. vanillae PENYEBAB BUSUK BATANG VANILI. Jurnal Penelitian Tanaman Industri, 18(4), 143. https://doi.org/10.21082/jlittri.v18n4.2012.143-150
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.