PERKEMBANGAN PERGURUAN ISLAM Al-KHAIRIYAH CILEGON BANTEN (1916-1950)

  • Wiryono H
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

AbstrakPerjuangan masyarakat Cilegon Banten dalam menghadapi kaum penjajah dilakukan dengan berbagai cara. Cara yang dianggap paling efektif untuk menghadapinya adalah melalui pendidikan.  K.H Syam’un sebagai salah seorang ulama di Cilegon mempunyai harapan dan idealisme yang tinggi untuk mengembangkan potensi masyarakat Cilegon dan sekitarnya  melalui pendidikan. Ia mendirikan sebuah pesantren dengan nama Pesantren Al-Khairiyah  dengan mengambil tempat di daerah asalnya, yaitu Citangkil. Kiai Syam’un berkeinginan agar keberadaan  Pesantren Al-Khairiyah menjadi suatu lembaga yang  bermanfaat bagi perkembangan dan kesejahteraan umat manusia khususnya daerah Cilegon dan Banten. Keinginan  dan harapan Kiai Syam’un  menjadi kenyataan.  Pesantren Al-Khairiyah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Sejak tahun 1916 sampai tahun 1930 Pesantren Al-Khairiyah Citangkil  berhasil memasuki masa keemasan. Pesantren Al-Khairiyah dapat mengimbangi sekolah Pemerintah Belanda  di Wilayah Cilegon.  Pada masa perang kemerdekaan,  ulama Banten di samping sebagai tokoh agama, juga mampu  memegang jabatan  di pemerintahan. Jabatan yang dipegang adalah jabatan residen, bupati, wedana,  sampai birokrasi di bawahnya. Ulama Banten yang memegang jabatan di pemerintahan, antara lain;  KH. Ali Jaya di Delingseng (Pulomerak-Cilegon); dan KH. Abdul Haq  di Padarincang (Ciomas-Serang). AbstractEducation is considered to be affecting in fighting colonialism in Cilegon, Banten. K.H. Syam’un built a pesantren called Pesantren Al-Khairiyah in Citangkil to fulfill the need, with the hope that it could be beneficial to the development and prosperity of humankind especially in Cilegon and Banten. The pesantren reached its golden age between 1916-1930. It could compete with school administered by the Dutch.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wiryono, H. (2012). PERKEMBANGAN PERGURUAN ISLAM Al-KHAIRIYAH CILEGON BANTEN (1916-1950). Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah Dan Budaya, 4(1), 53. https://doi.org/10.30959/patanjala.v4i1.123

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free