Determinan Kejadian Asfiksia Neonatorum pada Bayi Aterm di RSUD Andi Makkasau Kota Parepare

  • Alfina A
  • Haniarti H
  • Anggraeny R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
48Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Asfiksia merupakan suatu keadaan pada bayi baru lahir yang mengalami gagal bernafas secara spontan dan teratur segera setelah lahir, sehingga bayi tidak dapat memasukkan oksigen dan tidak dapat mengeluarkan zat asam arang dari tubuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh usia, paritas, pengetahuan dan riwayat anemia terhadap kejadian asfikisa neonatorum pada bayi aterm Di RSUD Andi Makassau. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional, sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu yang sudah melahirkan di Rumah Sakit Andi Makkasau Kota Parepare sebanyak 20 bayi. Tehnik pengambilan sampel adalah menggunakan total sampling, Dengan menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia berpengaruh terhadap kejadian asfiksia (P = 0.003), Tingkat Pengetahuan (P = 0.000), Paritas (P = 0.000), Anemia (P = 0.000) Terhadap Kejadian Asfiksia Pada Bayi Aterm di RSUD Andi Makkasau Kota Parepare. Disarankan kepada pemerintah agar melakukan upaya untuk meminimalisisr kejadian asfiksia sedang hinga berat pada bayi dengan cara melakukan sosialisasi kepada ibu hamil tentang pencegahan yang bisa dilakukan agar terhindar dari asfiksia berat hingga normal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Alfina, A., Haniarti, H., Anggraeny, R., Kumaladewi Hengky, H., Majid, M., & Supardi, S. (2023). Determinan Kejadian Asfiksia Neonatorum pada Bayi Aterm di RSUD Andi Makkasau Kota Parepare. Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan, 6(2), 336–347. https://doi.org/10.31850/makes.v6i2.2159

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free