Abstract
Pendahuluan: Hipertensi penyakit kardiovaskuler dimana terjadi peningkataan tekanan darah melebihi batas nilai normal yang terjadi dalam pembuluh darah sehingga menggangu suplai oksigen dan nutrisi kejaringan. Salah satu terapi Nonfarmakologi untuk menurunkan tekanan darah yaitu dengan meminum teh bunga rosella (hibiscuss safdariffa). Kandungan aktif dalam rosella seperti, threonine, leucin, alanin, thiamine dan asam askorbat yang berfungsi sebagai diuretic dan menjaga elastisitas dinding pembuluh darah arteri, yang diyakinin mampu menurunkan tekanan darah. Kandungan asam organic dan flavonoid yang aktif dapat membantu meningkatkan aliran darah dengan mengurangi kekentalaan darah, sehingga kerja jantung lebih efisiensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intervensi pemberian teh bunga rosella (hibiscuss safdariffa) terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di RT 014 Pulogebang Jakarta Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus. Responden yang diteliti sebanyak 2 responden, responden I berusia 45 tahun dan responden II berusia 46 tahun. Instrumen yang digunakan adalah sphygmomanometer, SOP pembuatan rebusan teh bunga rosella, lembar observasi. Intervensi pemberian teh bunga rosella dilakukan selama 7 hari dan 2 kali dalam sehari yaitu, pagi hari pukul 08.00 dan malam hari pukul 20.00. Hasil: Penelitian pada responden I Pre 158/94 mmHg dan Post 130/82 mmHg, hasil responden II Pre 159/99 mmHg dan Post 127/81 mmHg. Kesimpulan: Terdapat penurunan tekanan darah yang signifikan setelah diberikan teh bunga rosella.
Cite
CITATION STYLE
Azzahra Putri Ramadhia Rakhmat, Isnayati, Elfira Awalia Rahmawati, & Dimas Utomo Hanggoro Putro. (2024). PEMBERIAN TEH BUNGA ROSELLA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RT 014 PULO GEBANG JAKARTA TIMUR. Jurnal Keperawatan Degeneratif Pelni, 1(2), 56–65. https://doi.org/10.64069/jkd.v1i2.15
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.