ANALISIS KOMPARATIF SINKRONIS BAHASA SUNDA DENGAN BAHASA JAWA DIALEK DESA PANJALIN KIDUL KABUPATEN MAJALENGKA (KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF)

  • Rahmawati N
  • Ratnawati
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekerabatan bahasa Sunda dengan bahasa Jawa dialek Desa Panjalin Kidul. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Penyediaan data yang dilakukan menggunakan metode cakap dan simak. Instrumen yang digunakan dalam proses pengumpulan data adalah  daftar kosa kata bahasa Sunda. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode komparatif sinkronis. Penelitian ini dilakukan di Desa Panjalin Kidul, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.  Hasil penelitian ini menujukkan bahwa diperoleh 84 data yang berkerabat berdasarkan gejala variasi bunyi bahasa dari 160  kosa kata. Dengan 68 data variasi bunyi bahasa sinonim dan 16 data variasi bunyi bahasa homonim. Adapun tingkat kekerabatan bahasa Sunda dengan bahasa Jawa sebesar 80% dengan jangka kesalahan untuk menetapkan persentase kekerabatan yaitu 8,6. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa bahasa Sunda dengan bahasa Jawa dialek Desa Panjalin Kidul memiliki kekerabatan bahasa dengan persentase 80% dan memperlihatkan adanya daya tarik menarik antara kedua bahasa tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahmawati, N., & Ratnawati. (2023). ANALISIS KOMPARATIF SINKRONIS BAHASA SUNDA DENGAN BAHASA JAWA DIALEK DESA PANJALIN KIDUL KABUPATEN MAJALENGKA (KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF). JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda, 9(2), 54–60. https://doi.org/10.33222/jaladri.v9i2.2724

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free