Analisis Pemasaran dan Nilai Tambah Abon Ikan Cakalang: Studi Kasus di UMKM Wadimah

  • Junianto J
  • Nihe F
  • Savitri V
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia mendapat perhatian khusus dari berbagai pihak. Salah satu UMKM yang berkembang pesat di Jawa Barat adalah UMKM Wadimah yaitu bergerak dalam bidang pengolahan abon ikan cakalang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pemasaran yang telah dilakukan oleh UMKM Abon Wadimah dan nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan ikan cakalang menjadi abon. Analisis manjemen pemasaran meliputi segmentasi pasar, penentuan harga produk, promosi-distribusi, dan pesaing. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif serta analisis nilai tambah menggunakan metode hayami Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Wadimah dalam pemasaran abon ikan cakalang, segmentasi pasarnya adalah anak-anak sampai orang dewasa.   Penentuan harga produk dilakukan dengan metode gabungan dari cost plus pricing dan loss leader pricing. Promosi dilakukan melalui sarana sosial media yaitu Whatsapp, Instagram, dan Google Bisnis. Persaiangan yang terjadi pada pemasaran abon cakalang UMKM Wadimah adalah persaingan sempurna.  Nilai tambah dari pengolahan ikan cakalang menjadi abon yang dilakukan oleh UMKM Wadimah berada pada rasio nilai tambah yang tinggi yaitu sebesar 58,1%.The development of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia has received special attention from various parties.  One of the MSMEs that is developing rapidly in West Java is the Wadimah MSME, which is engaged in processing skipjack tuna floss. This research aims to analyze the marketing management carried out by Abon Wadimah MSMEs and the added value obtained from processing skipjack tuna into shredded fish. Marketing management analysis includes market segmentation, product pricing, promotion-distribution, and competitors. The method used is a descriptive method and added value analysis using the hayami method. Based on research results, it shows that Wadimah MSMEs in marketing skipjack tuna floss, the market segmentation is children to adults. Product pricing is determined using a combined method of cost plus pricing and loss leader pricing. Promotion is carried out through social media, namely WhatsApp, Instagram and Google Business. The competition that occurs in the marketing of Wadimah UMKM shredded skipjack is perfect competition.  The added value from the processing of skipjack tuna into shredded fish carried out by Wadimah MSMEs is at a high value added ratio, namely 58.1%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Junianto, J., Nihe, F. R., Savitri, V. A., & Fortuna, F. D. (2025). Analisis Pemasaran dan Nilai Tambah Abon Ikan Cakalang: Studi Kasus di UMKM Wadimah. Dialektika : Jurnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial, 10(2), 234–242. https://doi.org/10.36636/dialektika.v10i2.4216

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free