Abstract
Daun sirih merah memiliki efek antifungi karena pada daun sirih merah terdapat senyawa kimia seperti flavonoid, alkaloid, saponin, polifenolat, tanin, terpenoid dan minyak atsiri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan di laboratorium dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Rendemen yang diperoleh dari hasil ekstraksi dengan maserasi adalah 8,66 % b/b. Hasil organoleptis sediaan krim adalah berwarna hijau kecoklatan, bau melati, uji pH 6, uji homogenitas yaitu homogen, tipe krim yaitu A/M dan krim memberikan proteksi terhadap larutan basa, uji kesukaan panelis dipilih formula 3 karena mempunyai jumlah tingkat kesukaan panelis yang paling besar. Pada uji daya sebar, hasil uji ANOVA menunjukan nilai signifikasi (p 0,000) < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh formulasi basis terhadap uji fisik sediaan krim dari uji daya sebar masing-masing formula. Pada uji daya lekat, hasil uji ANOVA menunjukkan nilai signifikasi (p 0,530) > 0,05. Hal ini berarti tidak ada pengaruh formulasi basis terhadap uji daya lekat masing-masing formula. Formulasi 3 dengan kombinasi basis asam stearat 3,34 g dan lemak bulu 0,43 g merupakan formulasi yang paling baik dan stabil dalam pengujian evaluasi krim ekstrak etanol daun sirih merah.
Cite
CITATION STYLE
Pratiwi, A., Parmadi, A., & Hastuti, S. (2022). The Effect Of Base Formulation On The Physical Test On The Preparation Of Ethanol Cream Extract Of (Piper crocatum). Indonesian Journal on Medical Science, 9(1), 49–58. https://doi.org/10.55181/ijms.v9i1.355
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.