KOSAKATA ‘RESIDIVIS’ SEBAGAI STIGMA NEGATIF DALAM PEMBERITAAN MEDIA MASSA TEMPO.co

  • Ulfah A
  • Khofifah A
  • Itasari A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
45Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Media massa sebagai platform bagi masyarakat untuk bisa mendapatkan berbagai informasi dapat menunjukkan keberpihakannya melalui sajian-sajian yang tergambar dalam pilihan kata-kata yang digunakan. Hal tersebut menjadi menarik untuk diteliti sehingga dapat mengungkapkan bentuk-bentuk bahasa dan maknanya, salah satunya ialah kosakata residivis. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana untuk memperoleh gambaran deskriptif terkait penggunaan kosakata residivis. Hasil analisis yang dilakukan pada data yang dikumpulkan dari media massa Tempo.co tahun 2020, menunjukkan adanya stigma negatif yang terbentuk dari penggunaan kosakata residivis. Stigma negatif tersebut dibedakan menjadi dua jenis, yaitu stigma kasar dan stigma sarkasme. Adapun makna penggunaan kosakata residivis dibedakan menjadi lima kategori, yaitu idiomatik, metafora, leksikon, eufemisme, dan disfemisme. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dalam konteks ini, penggunaan kosakata residivis dapat membentuk stigma negatif melalui teks-teks berita yang disajikan oleh Tempo.co. Hal ini juga menunjukkan keberpihakan media massa pada kepentingan masyarakat untuk memberikan sanksi sosial kepada para pelaku kejahatan yang berulang sehingga meresahkan masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ulfah, A., Khofifah, A. N., Itasari, A. D., Kalfin, M. R., & Eka Putri, N. W. (2024). KOSAKATA ‘RESIDIVIS’ SEBAGAI STIGMA NEGATIF DALAM PEMBERITAAN MEDIA MASSA TEMPO.co. HUMANIS: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Humaniora, 16(2), 63–70. https://doi.org/10.52166/humanis.v16i2.6665

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free