KONTEKSTUALISASI BUDAYA DALAM SISTEM PENDIDIKAN

  • ILYAS U
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pada prinsipnya arah pengembangan kebudayaan,  adalah untuk meningkatkan kualitas hidup manuasia dan masyarakat, pewarisan budaya masa lalu agar tetap penting dan bermakna,  memiliki  nilai-nilai baru, serta diadakan interpretasi baru secara kreatif;  serta mengarah pada keutuhan pandangan, guna membendung munculnya perpecahan dan kontradiksi di kalangan masyarakat yang pluralistik ini. Kebudayaan adalah keseluruhan dari hasil manusia hidup bermasyarakat yang berisi aksi-aksi terhadap dan oleh sesama anggota manusia sebagai anggota masyarakat yang merupakan kepandaian, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, dan adat istiadat.Unsur budaya yang harus diikutsertakan dalam kebijakan pendidikan nasional yaitu:  asas pandangan hidup, dasar operasionalisasi  kegiatan mendidik,  penentuan kurikulum (muatan lokal), motivasi belajar dan hidup, dan landasan  pembangunan lebih maju.  Peranan sekolah adalah sebagai pewaris kebudayaan, guru-guru di sekolah harus dapat berperan sebagai model kebudayaan yang dapat dipedomani dan ditiru oleh peserta didik, agar peserta didik memahami dan mengadopsi nilai-nilai budaya masyarakatnya maka guru harus dapat mengajarkan nilai-nilai yang diyakini masyarakat tempat sekolah itu.

Cite

CITATION STYLE

APA

ILYAS, U. (2019). KONTEKSTUALISASI BUDAYA DALAM SISTEM PENDIDIKAN. Foramadiahi: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Keislaman, 11(1), 131. https://doi.org/10.46339/foramadiahi.v11i1.151

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free