Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji variabel kepemilikan dan struktur dewan serta ukuran bank dan risiko bank terhadap profitabilitas yang diukur dengan ROA dan NIM. Penelittian dilakukan dengan menggunakan sampel bank umum milik negara (pemerintah) sepanjang tahun 2010 – 2021. Adapun hasil dari studi ini adalah sebagai berikut: Model 1 menunjukkan bahwa Kepemilikan pemerintah (KP) dan kepemilikan swasta (KS) memiliki pengaruh negatip signifikan terhadap profitabilitas (ROA). Total dewan komisaris (TDK) memiliki hubungan negatip tidak signifikan terhadap profitabilitas (ROA). Proporsi dewan komisaris independen (PDKI) memiliki hubungan positif tidak signifikan terhadap profitabilitas. Risiko Bank (NPL) dan Ukuran bank (size) menunjukkan hasil negatip dan signifikan terhadap profitabilitas (ROA). Model-2 menunjukkan bahwa kepemilikan pemerintah (KP) dan kepemilikan asing (KA) memiliki hubungan negatip signifikan terhadap tingkat proftabilitas (NIM). Total dewan komisaris (TDK) serta Risiko Bank (NPL) memiliki hubungan negatip tidak signifikan terhadap profitabilitas (NIM). Sedangkan proporsi Dewan Komisaris Independen (PDKI) memiliki hubungan positip tidak signifikan terhadap profitabilitas. Ukuran Bank (size) memiliki pengaruh negatip signifikan terhadap profitabilitas (NIM).
Cite
CITATION STYLE
Anggraeni, A., Purnamasari, L., & Ardiyanto, H. (2023). CORPORATE GOVERNANCE DAN RISIKO SERTA UKURAN BANK TERHADAP PROFITABILITAS. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(8), 3376–3386. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i8.1409
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.