Abstract
Penelitian ini merupakan kajian evaluasi pascahuni (EPH) pada Apartemen Transit Rancaekek (ATR) sebagai rusunawa pionir dan terluas yang dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini ditujukan untuk memperoleh masukan dan penyusunan strategi untuk penyempurnaan pengoperasian ATR sebagai model alternatif hunian vertikal sederhana sementara bagi para pekerja industri di kawasan pinggiran Kota Bandung. Pendekatan EPH pada ATR menggunakan parameter kepuasan penghuni terhadap aspek fisik dan pengelolaan rusunawa. Pengumpulan data primer menggunakan metode penyebaran kuesioner pada penghuni dan pengumpulan data sekunder diperoleh melalui dokumen-dokumen ATR. Teknik pengolahan data dan analisis menggunakan pendekatan Important Performance Analysis (IPA). Perbandingan kualitas kinerja atribut fisik dan pengelolaan ATR terhadap kepentingan dan harapan penghuni menunjukkan hasil yang belum memenuhi kepuasan penghuni. Berdasarkan hasil pemetaan IPA, strategi perbaikan rusunawa ke depan dapat difokuskan pada pengingkatan kualitas manajemen pengelola, fasilitasi sarana umum, serta penanganan aspek-aspek eksternalitas negatif rusunawa.
Cite
CITATION STYLE
Vitriana, A. (2018). ANALISIS PASCAHUNI PADA RUSUNAWA PEKERJA INDUSTRI DI KAWASAN PERI-URBAN BANDUNG RAYA (STUDI KASUS: APARTEMEN TRANSIT RANCAEKEK PROVINSI JAWA BARAT). Jurnal Sosioteknologi, 17(3), 403–415. https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2018.17.3.8
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.