Penerapan terapi musik klasik terhadap nyeri akut pada ibu post-partum sectio caesarea

  • Nurdiana
  • Vitanilisia Wikeningsih
  • Tulasih
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendahuluan: Nyeri akut pasca sectio caesarea merupakan masalah umum yang memengaruhi kenyamanan, mobilisasi, dan pemulihan ibu post-partum. Terapi non-farmakologis seperti musik klasik dapat menjadi pendekatan komplementer untuk menurunkan nyeri dengan mekanisme relaksasi dan distraksi. Tujuan: Menganalisis efektivitas penerapan terapi musik klasik dalam menurunkan nyeri akut pada ibu post-partum sectio caesarea. Metode: Studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada lima pasien post-SC yang mengalami nyeri akut (skala NRS ≥4). Intervensi terapi musik klasik diberikan selama 10–15 menit dengan pemantauan skala nyeri menggunakan NRS sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil: Terdapat penurunan skala nyeri yang signifikan pada seluruh pasien: Ny. W (8→4), Ny. EI (6→2-3), Ny. A (5→4), Ny. S (7→4), dan Ny. Y (7→3). Pasien melaporkan peningkatan kenyamanan, kemampuan mobilisasi, dan kualitas istirahat setelah intervensi. Kesimpulan: Terapi musik klasik efektif sebagai intervensi non-farmakologis untuk menurunkan nyeri akut pasca sectio caesarea. Implementasinya mudah, aman, dan dapat diintegrasikan dalam protokol manajemen nyeri di layanan maternitas.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurdiana, Vitanilisia Wikeningsih, Tulasih, Fransisca Andina Suci Wardani, Moh. Surya Rizki Saputra, & Wahyuningsih. (2026). Penerapan terapi musik klasik terhadap nyeri akut pada ibu post-partum sectio caesarea. Journal of Health Science, 3(1), 27–34. https://doi.org/10.63425/ljhs.v3i1.155

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free