Analisis Kesulitan Belajar Peserta Didik pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan

  • Desi Fitriyani
  • ASEP SAEFUROHMAN
  • MANSUR
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan dari penelitian ni adalah untuk mengetahui kesulitan yang dialami siswa kelas II dalam menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ni adalah metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian fenomologi, adapun subjek penelitian adalah kepala sekolah, wali kelas, dan peserta didik kelas II di SDN Carenang II menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, tes tulis, wawancara dan dokumentasi. Dapat disimpulkan bahwa untuk kesulitan belajar siswa untuk materi penjumlahan dan pengurangan meliputi 1) Belum menguasai prosedur penjumlahan pengurangan bilangan dengan cara menyimpan; 2) Kesulitan memaknai soal cerita; 3) Kekurang telitian dalam mengerjakan soal. Adapun faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa kelas II di SD Negeri Carenang I materi penjumlahan dan pengurangan ni yaitu Faktor nternal dan faktor eksternal. Faktor nternal yang meliputi bakat, hiperaktif dan siswa belum memahami materi. Faktor eksternal meliputi lingkungan keluarga, fasilitas belajar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Desi Fitriyani, ASEP SAEFUROHMAN, & MANSUR. (2024). Analisis Kesulitan Belajar Peserta Didik pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan. Ibtida’i : Jurnal Kependidikan Dasar, 10(2), 97–108. https://doi.org/10.32678/ibtidai.v10i2.9330

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free