Efektivitas Teknik Empty Chair Dalam Layanan Bimbingan Konseling Untuk Rehabilitasi Korban Bullyinging

  • Hidroar A
  • Muhid A
N/ACitations
Citations of this article
54Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bullying pada anak bisa terjadi dimana dan kapan saja, termasuk di sekolah. Di masa modern seperti sekarang ini, Bullying juga terjadi melalui media sosial yang berujung kekerasan.Bentuk Bullying dapat terjadi dalam bentuk fisik, verbal, dan mental.Perilaku Bullyinging dapat menyebabkan ketakukan bagi korban, sebab dilakukan secara terus-menerus.Perilaku Bullying berdampak pada kesejahteraan psikologis terjadi penurunan dan buruknya dalam menyesuaikan social, yakni emosi negatif lebih cenderung dirasakan, seperti amarah, bengis, benci, tedesak, kecewa, kenyaman tidak didapatkan, merasa tertekan tetapi tidak bisa melawannya, dan berpengaruh terhadap prestasi akademis peserta didik karena sulit untuk melakukan penyesuaian diri dengan lingkungannya.Tujuan  dari penelitian ini yaknimengetahui efektivitas teknik empty chair dalam layanan bimbingan konseling untuk rehabilitasi korban Bullyinging. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Dimana data didapatkan dari hasil studi pustaka (literature review). Hasil menunjukkan bahwaterapi konseling dengan menggunakan teknik empty chair terbukti efektif digunakan sebagai rehabilitasi korban Bullying

Cite

CITATION STYLE

APA

Hidroar, A. N. N., & Muhid, A. (2022). Efektivitas Teknik Empty Chair Dalam Layanan Bimbingan Konseling Untuk Rehabilitasi Korban Bullyinging. Counseling AS SYAMIL: Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Islam, 2(1), 21–29. https://doi.org/10.24260/as-syamil.v2i1.551

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free