Peran Relawan Politik Dalam Konstelasi Politik Indonesia

  • Syauket A
N/ACitations
Citations of this article
126Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pemilihan Umum langsung merupakan pilar pertama dalam ber Demokrasi di Indonesia , dengan menganut  sistem one man, one vote dimana mengharuskan siapapun yang menginginkan kursi politik  dipemerintahan harus mendapat suara pemilih terbanyak. Kehadiran relawan menjadi penting bagi massa yang mendukung salah satu calon baik di Pilkada maupun Pilpres. Fenomena kemunculan deklarasi relawan ini mulai bermunculan setidaknya bisa kita lihat dari berbagai pemberitaan dimedia massa dan media sosial. Kehadiran relawan politik sebagai manifestasi dari meningkatnya partisipasi aktif warga masyarakat dalam berdemokrasi substantial.Relawan politik yang bergerak secara offline maupun online mampu meningkatkan partisipasi masyarakat yang menjadi kunci kehadiran model pemerintahan demokrasi ekstra parlementer.  Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, peneliti bermaksud menggambarkan bagaimana peran relawan politik dalam konstelasi politik Indonesia.  Hasil penelitian ini  menunjukkan Fenomena relawan politik  Dalam Konstelasi Politik Indonesia  seolah-olah telah menjadi pilar utama pelembagaan demokrasi dengan caranya masing-masing bergerak sendiri untuk mendukung candidat masing-masing sehingga  dapat menjadi titik  awal dari dinamika transformasi nilai-nilai politis yang bernuasa patrimonial, oligarkis menuju volunterisme dan partisipatoris.

Cite

CITATION STYLE

APA

Syauket, A. (2022). Peran Relawan Politik Dalam Konstelasi Politik Indonesia. Jurnal Hukum Sasana, 8(1), 47–56. https://doi.org/10.31599/sasana.v8i1.1052

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free