Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami nilai-nilai yang terkandung dalam biaya produksi pertanian. Penelitian ini menggunakan paradigma islam sebagai paradigma penelitiannya. Paradigma islam memandang bahwa segala yang ada hadir dari Allah dan akan kembali kepada Allah. Selain itu paradigma islam juga memandang bahwa antara iman-ibadah dengan ilmu-amal sholeh tidak ada pertentangan dan berjalan selaras. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penggunaan paradigma islam dalam penelitian ini secara nyata membuka pemahaman kita tentang adanya nilai-nilai tersembunyi di dalam proses bertani yang nyatanya dapat membentuk karakter petani menjadi manusia yang utuh, yaitu manusia yang sejahtera lahir dan batin dan memiliki kesadaran ketuhanan. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa kegiatan usaha tani yang dilakukan oleh petani Jawa tidak hanya terbatas untuk memenuhi hidup semata tetapi juga menghidupkan alam semesta dan paradigma positivis tidak bisa memotret secara utuh nilai-nilai yang terkandung dalam biaya produksi dikarenakan paradigma positivis memandang kesejahteraan batin petani yang terefleksi dari berbagai kegiatan sosial dan ritual untuk kegiatan pertanian sebagai inefisiensi produksi.
Cite
CITATION STYLE
Latifah, E., & Abdullah, R. (2023). NILAI SOSIAL-RELIGIUTAS PADA AKUNTANSI PERTANIAN. JIDE : Journal Of International Development Economics, 2(01), 39–49. https://doi.org/10.62668/jide.v2i01.1010
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.